Harga Ikan Koi Surabaya

Dalam bahasa Jepang, ikan koi diucapkan nishikigoi atau carp (ikan bersulam emas). Istilah ini merujuk pada asal usul koi yang merupakan hasil persilangan berbagai jenis ikan mas. Keindahan warna pada tubuh ikan koi inilah yang menjadi daya tarik ikan tersebut.

Ikan koi ini merupakan jenis ikan hias yang sangat menarik karena memiliki warna tubuh yang cukup bagus dan tampilan yang jernih. Usaha budidaya ikan ini sangat mudah karena perawatannya yang sederhana dan mudah. 

 

Modal kerja untuk memulai bisnis ini juga tidak mahal, dengan modal yang cukup sesuai budget Anda, Anda sudah bisa memulai bisnis ini. Kali ini admin akan sedikit memberikan informasi tentang Harga Ikan Koi di Surabaya

 

Hama koi tentunya menjadi momok yang menakutkan bagi para pembudidaya ikan koi, termasuk sesama peternak koi dari Kabupaten Blitar dan Kota Kediri. Beberapa hama dan penyakit dapat disembuhkan dan yang lainnya tidak. Ikan koi memiliki kemiripan dengan ikan mas, seperti halnya hama yang sering menyerang.

 

Hama koi memang mengganggu dan ada juga yang merusak dan mematikan. Ikan yang terserang hama ditandai dengan gejala berupa ikan koi yang tentunya tidak begitu normal atau terlihat cacat secara fisik pada area kulit ikan koi tersebut, atau bisa juga dengan ciri khusus, ukuran ikan koi tersebut. lama kelamaan akan menjadi kerdil, warna ikan koi juga tidak akan cerah, dan tentunya lama kelamaan kulit ikan koi akan mulai rusak dan mati.

 

Selain penyakit yang disebabkan oleh hama, juga dapat disebabkan oleh lingkungan. Misalnya kondisi kolam yang tidak sesuai, seperti air yang tidak bersih, banyak tanaman yang mengganggu atau posisi tiang yang tidak strategis.

 

Kolam tidak menerima sinar matahari, yang juga membuat Ikan Koi tidak sehat.

Bagaimana cara mengatasi hama koi?

Penyakit yang terkait dengan pembiakan koi disebabkan oleh berbagai hama, paling sering ditemukan di dekat kolam. Hama tersebut antara lain ular, belut, ucrit (ulat dengan dua cakar di kepalanya), kutu ikan, rajungan, dan ulat jarum.

 

Penyakit yang berbeda memiliki cara yang berbeda dalam menangani hama pada Ikan Koi. Hama dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan dapat dikendalikan dengan membersihkan lingkungan tambak, meningkatkan kualitas air, dan sebagainya.

 

Cara mengatasi penyakit ikan koi yang disebabkan oleh virus

Penyakit yang disebabkan oleh virus juga bermacam-macam. Ikan koi disebabkan oleh virus seperti : Koi Herpes Virus (KHV), kutu ikan disebabkan oleh parasit Argulus sp, Lernea (cacing jangkar), ada juga borok (ulcers), kerusakan pada insang dan organ tubuh lainnya serta bengkak. dari perut dan lain-lain.

 

Penyakit ikan koi yang disebabkan oleh KHV sampai saat ini belum ditemukan solusi nya. Oleh karena itu, cara pengendalian ikan terinfeksi KHV adalah dengan memisahkan ikan terinfeksi HIV dari kolam penangkaran agar tidak menular ke ikan Koi lainnya.

 

Cara mengatasi infestasi Koi yang disebabkan oleh hama lain seperti kutu ikan dapat di sembuhkan dengan merendamnya dalam larutan abate dengan dosis 3-5 g dalam 10 L air (0,3-0,5) selama 24 jam ppt) atau dengan Diphterex di dosis 0,5-1,0 ppm untuk 24

jam. Perawatan bisa memakan waktu 10-15 menit dengan garam meja 2-3%.

 

Ada banyak penyakit yang bisa menyerang ikan koi, namun yang paling umum diketahui menyerang ikan koi dengan berbagai penyakit yang menyerang ikan koi.

 

1. Bintik Putih

 

Penyakit bercak putih ini biasanya muncul di permukaan kulit ikan dan dapat menyebar ke bagian tubuh lain seiring waktu, termasuk insang, sirip, dan lain-lain. Penyakit ini juga sering menyerang ikan konsumsi seperti mujair, mujair, gold dan lain-lain.

 

Patogen pada penyakit ini akan menyerap cairan tubuh dari ikan koi dan dalam jangka waktu tertentu penyakit ini dapat menyebabkan koi menjadi kurus dan akhirnya mati.

 

2. Hama Kapas Putih

 

Penyakit ini biasanya menyerang koi yang sudah terluka. Jamur akan menyerang dan tumbuh pada koi yang terluka. Disebut penyakit dengan nama kapas putih karena jamur yang tumbuh pada tubuh ikan koi jika dilihat melalui mikroskop menyerupai serutan kapas putih.

 

3. Penyakit Cacing

 

Jenis penyakit ini pasti disebabkan oleh sejenis parasit yang disebut Lernea atau biasa disebut cacing jangkar. Parasit ini sangat mudah dikenali dengan mata dan biasanya ditemukan di bagian luar tubuh atau insang koi.

 

Parasit ini menyerap tubuh ikan, melemaskan dan menipiskan ikan, yang dapat menyebabkan kematian. Parasit ini diketahui berkembang biak dengan cepat. Jika seekor koi ditemukan terinfeksi parasit ini dan tidak segera disembuhkan, bisa dipastikan ikan koi lain di kolam akan mengalami hal yang sama dalam waktu singkat.

 

4. Jamur pada insang

 

Gejala penyakit ini antara lain hilangnya nafsu makan ikan koi dan tampak malas menggerakkan insangnya. Jika diperhatikan lebih dekat, Anda dapat melihat warna putih pada insangnya. Jamur pada insang ini dapat menyebar ke luar area insang jika tidak segera d sembuhkani dan kolamnya kotor serta suhu airnya tinggi.

 

Pencegahan ikan koi

Kolam pembibitan induk juga dapat didesinfeksi dengan mengeringkan kolam kemudian menyebarkan FASTAC dengan dosis 0,01 ppt sampai 10 l untuk permukaan kolam 100 m².